Susah Mencari Pekerjaan Tetap? Pikirkan Untuk Menjadi Digital Nomaden

1
158

Banyak orang mengatakan jika mencari pekerjaan itu memang tidak mudah. Kita harus mengupayakan banyak cara supaya bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai di perusahaan yang di impikan. Namun kenyataannya banyak juga perusahaan yang sulit untuk menemukan karyawan yang sesuai dengan kriteria. Lalu di mana masalahnya?

Sebenarnya menjadi jobless atau pengangguran bukan sebuah pilihan, karena saya yakin tidak ada satupun orang yang mau atau ingin menjadi pengangguran, tetapi memang karena keadaan yang sulit untuk mencari pekerjaan. Mungkin salah satu penyebab kenapa banyak sekali pengangguran yang terus meningkat adalah karena terlalu banyak banyak lulusan yang baru saja lulus langsung terjun untuk mencari pekerjaan, memang tidak ada salahnya, karena memang mempunyai pekerjaan yang tetap bisa lebih aman.

Seandainya saja pola pemikiran ini dirubah dan 50 persen dari jumlah lulusan pendidikan yang ada mengubah pola pikir untuk membuka usaha sendiri saya yakin masalah pengangguran akan cepat terselesaikan. Saya merasa, saya terlahir diantara generasi yang elit yang tidak pada tempatnya, generasi yang lebih membesarkan gengsi terhadap sesuatu yang sebenarnya sama sekali tidak berguna, pintar foya foya tapi malu dan gengsi untuk berusaha sendiri untuk mendapatkannya. Contoh sederhana, lulusan sarjana lebih memilih menganggur dan mengandalkan pendapatan orang tua di banding memulai usaha sendiri.

Baca Juga : Banyak Blogger Yang Frustasi Karena 10 Hal Ini

Dilema soal urusan pekerjaan sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang dialami banyak orang, terutama bagi para Fresh Graduate dengan gelar sarjana atau diploma yang sudah resmi didapat, tuntutan untuk segera mendapatkan akan terus muncul menghantui mereka. Bukan hanya dari pihak keluarga dan orang tua saja, tekanan tersebut justru muncul dari lingkungan sekitar yang lebih menyebalkan dan terkesan sangat menuntut. Jujur saja, saya pun juga pernah merasakan hal ini.

Bagi kalangan masyarakat yang notabene belum terlalu modern pekerjaan yang dirasa paling ideal adalah menjadi PNS. Beberapa alasan utama yang mungkin menjadi PNS dianggap paling bagus antara lain yaitu karena tidak adanya PHK, penghasilan perbulan yang tetap, bekerja tanpa adanya target, jaminan hidup di masa tua, tunjangan yang bisa dibilang besar, dan lain sebagainya. Padahal, diluar sana masih ada banyak pekerjaan lain yang tidak kalah menjanjikan dan sangat menarik seperti Digital Nomaden.

Lalu Apa Sebenarnya Yang Dimaksud Dengan Digital Nomaden?

Sesuai namanya, digital nomaden adalah sebutan bagi mereka yang bekerja menggunakan teknologi digital dengan berpindah pindah tempat. Yang dimaksud dengan berpindah pindah tempat disini jangan disamakan dengan lontang lantung yang menyedihkan. Justru digital sering berpindah pindahnya digital nomaden ini merupakan suatu hal yang menarik. Mereka bisa bekerja dari mana saja dan bahkan antar negara. Dua hal yang dikombinasikan antara pekerjaan dan traveling.

Biasanya, para digital nomaden adalah pelaku industri kreatif. Dengan bermodalkan koneksi internet, mereka dapat menyelesaikan apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Walaupun tidak menggunakan seragam saat bekerja, bukan berarti digital nomaden adalah pekerjaan tidak menjanjikan. Tidak sedikit penghasilan digital nomaden yang justru melebihi penghasilan para pekerja kantoran yang harus memenuhi aturan tertentu dan harus berseragam.

Setiap pekerjaan memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Begitu dengan menjadi seorang digital nomaden dan PNS atau karyawan kantoran yang lain. Meksipun belum memiliki berbagai jaminan seperti yang ditawarkan pegawai negeri, menjadi seorang digital nomaden memiliki banyak keuntungan lain yang sulit bahkan tidak bisa didapatkan dengan menjadi seorang pegawai atau karyawan. Pilihan pekerjaan ini biasanya diambil oleh mereka yang berpola pikir modern, berani mengambil risiko, menyukai tantangan, visioner, dan tipe independen. Dengan menjadi seorang digital nomaden, mereka dapat mengeksplorasi diri dan mengembangkan berbagai potensi yang ada dalam diri mereka.

Baca Juga : Cara Kreatif Menghasilkan Ratusan Dollar Dari Internet Dalam Sebulan

Lalu Apa Saja Keuntungan Menjadi Digital Nomaden?

Pekerjaan ini sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat milenial seperti sekarang ini. Gaya hidup ini sudah banyak dilakukan para penulis lepas, programmer, designer maupun developer website, fotografer, translator, dan internet marketer. Mereka bisa bekerja anywhere-anytime asal ada koneksi internet.

#Lokasi Independen

Via Pixabay

Bagi kalian yang tertarik dengan profesi ini, mau traveling keliling Indonesia atau dunia juga bisa. Tidak ada yang melarang selama budget kalian sesuai. Namun hal yang terpenting adalah lokasi yang kalian pilih harus punya akses internet. Jangan pilih lokasi yang susah internet, seperti di pedalaman Hutan Amazon atau tengah laut tempat tenggelamnya kapal Titanic.

Di Indonesia, lokasi paling favorit bagi para digital nomaden adalah di Bali. Selain keindahan alamnya, Bali punya banyak pilihan wisata yang menawarkan suasana yang nyaman dan tenang sehingga tidak stress selama bekerja. Ya, memang inilah konsep utama digital nomaden.

#Kreativitas Tanpa Batas

Pixabay

Pernahkan kalian mendengar istilah “Posisi Menentukan Prestasi” saat dibangku sekolah? mungkin istilah ini sedikir berkonotasi  negatif dalam konteks sedang ujian. Bagi digital nomaden, mereka bebas menentukan tempat kerja.

Mereka mempunyai keuntungan dengan bisa memilih suasana yang nyaman sehingga ide-ide dan kreativitas terus bermunculan. Orang yang memilih bekerja sebagai digital nomaden bisa kerja di pinggir pantai, meliha sunrise dan sunset. Suasana seperti ini tentu akan menghasilkan ide dan kreativitas.

#Jam Kerja Yang Fleksibel

pixabay

Satu lagi keuntungan dari seorang digital nomaden adalah tidak terikat dengan jam kerja, tidak perlu khawatir telat datang ke kantor atau pusing karena jatah cuti berkurang. Mereka bisa kapan saja menentukan jam kerja.

#Coworking Space

pixabay

Para digital nomaden bisa saja bekerja di tempat umum seperti restoran, mall, kafe, atau kedai kopi yang memiliki akses internet. Bahkan, saat ini muncul juga tren baru, yaitu coworking space. Di Indonesia, mungkin akan bermunculan lebih dari ratusan coworking space dalam satu tahun mendatang karena menjamurnya trend digital nomaden dan startup.

Kehidupan menjadi pekerja digital nomaden tentu ada plus minus. Biasanya, yang memilih menjadi digital nomaden adalah pekerja dengan usia muda yang masih aktif dan suka traveling. Nah, apakah kalian salah satunya? Mungkin aja sebenarnya kalian cocok banting setir dengan menjadi digital nomaden. Tinggal gali informasi lebih dalam, gali lagi potensi diri kalian, dan mantapkan keberanian. Good Luck !

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here